Cara Membuat Bootable Flashdisk dengan / Tanpa Aplikasi

Dalam pengertiannya, bootable flashdisk adalah media instalasi sistem operasi Windows yang terbilang praktis digunakan.

Dengan media flashdisk, Anda tidak memerlukan laptop atau PC yang ada DVD-ROM, karena cukup melalui USB saja.

Sebagai media bootable, Flashdisk tentunya lebih praktis dan mudah ditemukan dibandingkan pendahulunya, yaitu CD/DVD.

Lebih dari itu, bootable flashdisk bisa digunakan berkali-kali, tidak ada batasan penggunaannya kecuali flashdisk tersebut rusak.

Beda dengan CD/DVD yang cenderung mudah corrupt bila digunakan untuk membuat bootable berkali-kali.

Cara Membuat Bootable Flashdisk

Oh iya, sebelumnya saya sudah membahas cara menggunakan bootable flashdisk ini di laptop atau PC, pada artikel cara setting BIOS agar booting dari flashdisk.

Namun sebelumnya, pastikan kalau Anda sudah memiliki file ISO Windows yang ingin dibuat bootable dan tentu siapkan serta pasangkan flashdisk ke laptop atau PC Anda.

Apabila Anda belum memilikinya, silakan unduh terlebih dahulu melalui website resmi Microsoft. Disana Anda bisa mendapatkan ISO Windows versi berapapun.

Nah, bila Anda sudah memiliki file ISO-nya, bisa langsung praktikkan cara membuat bootable dengan aplikasi atau tanpa aplikasi, seperti yang saya jelaskan di bawah.

Membuat Bootable Flashdisk dengan Aplikasi

Untuk metode pertama ini adalah dengan menggunakan aplikasi Rufus. Ya walaupun terdapat banyak aplikasi sejenis yang bisa digunakan, tetapi Rufus masih jadi andalan dari dulu.

Cara membuat bootable flashdisk dengan aplikasi Rufus juga mudah kok, tidak sesulit yang Anda bayangkan.

Nah, ada dua tahapan yang harus Anda tempuh untuk membuat bootable dengan aplikasi ini. Pertama Anda harus mengecek tipe partisi kemudian baru bisa ke proses pembuatan bootable flashdisk.

Untuk itu, Anda bisa langsung ikuti petunjuknya pada ulasan berikut ini.

#1. Periksa Tipe Partisi Harddisk

Kenapa harus cek tipe harddisk? Inti dari tahapan ini adalah untuk mengetahui tipe partisi hardisk, apakah menggunakan GPT atau MBR.

Karena tipe disk menjadi hal yang sangat penting untuk dipakai dalam membuat bootable nanti, agar bisa kompatibel.

Berikut cara cek tipe harddisk:

  1. Pertama, silakan Anda buka Run terlebih dahulu dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Setelah itu, silakan ketikkan diskpart lalu klik OK.
  3. Tunggu sesaat sampai halaman diskpart terbua. Selanjutnya, ketikkan list disk lalu tekan Enter
  4. Jika sudah, maka akan muncul tipe harddisk di perangkat Anda. Informasinya bisa dilihat pada bagian Gpt, jika ada tanda bintang (*) berarti tipe partisinya GPT. Sedangkan kalau tidak ada tanda bintang, berarti tipe partisinya MBR.
  5. Done.

#2. Buat Bootable dengan Rufus

Nah, setelah Anda memeriksa dan sudah tahu tipe partisi harddisk, maka Anda bisa lanjut ke tahap kedua, yakni ke proses pembuatan bootable flashdisk.

Langsung saja, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukannya:

  1. Pertama, silakan Anda download terlebih dahulu aplikasi Rufus (bisa juga gunakan versi portable).
  2. Silakan Anda install aplikasi Rufus seperti Anda menginstal aplikasi pada umumnya.
  3. Setelah berhasil di-install, silakan Anda buka aplikasinya.
  4. Pada halaman Drive Properties, silakan Anda sesuaikan bagian Device dengan flashdisk yang akan digunakan.
  5. Selanjutnya, pada bagian Boot selection, silakan Anda klik SELECT kemudian pilih file ISO Windows yang akan digunakan dalam pembuatan bootable flashdisk ini.
  6. Jika sudah, silakan ubah Partition scheme sesuai dengan tipe partisi hardisk perangkat yang mau di-install Windows.
  7. Jangan lupa, sesuaikan juga Target System dengan tipe perangkat yang mau di-install Windows.
  8. Klik START untuk memulai proses pembuatan bootable flashdisk. Jika muncul pop up peringatan, silakan klik saja OK dan tunggu prosesnya.
  9. Apabila prosesnya sudah selesai, maka Anda bisa langsung menggunakan bootable flashdisk ini. Oh iya, pastikan juga kalau pada bagian Status sudah READY.
  10. Done.

Nah, setelah berhasil membuat bootable flashdisk dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa gunakan flashdisk tersebut untuk booting dan install Windows.

Membuat Bootable Flashdisk Tanpa Aplikasi

Buat Anda yang tidak mau ribet mengunduh dan menginstal aplikasi bootable flashdisk, silakan gunakan metode kedua ini yang tanpa aplikasi tambahan.

Pada metode ini, Anda cukup manfaatkan program bawaan Windows saja, yaitu Command Prompt (CMD) yang bisa digunakan di semua versi Windows, entah itu Windows 7, 8, 10, ataupun Windows 11.

Baik langsung saja, silakan praktikkan cara membuat bootable Windows tanpa aplikasi dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Tahap 1
  1. Buka program Command Prompt terlebih dahulu. Anda bisa tekan tombol Windows + R kemudian ketik CMD lalu Enter.
  2. Setelah Command Prompt terbuka, silakan ketikkan diskpart lalu tekan Enter.
  3. Tunggu sampai CMD membuka Microsoft Diskpart. Setelah itu, silakan Anda ketikkan kode perintah list disk lalu tekan Enter.
  4. Perhatikan flashdisk Anda berada pada disk berapa. Bisa cek status Online dan Size-nya saja yang sesuai. Contoh, flashdisk yang saya gunakan berada pada Disk 1.
  5. Setelah Anda mengetahui lokasi flashdisk, selanjutnya silakan ketik select disk 1 (sesuaikan angka 1 dengan angka flashdisk Anda). Jika sudah tinggal tekan tombol Enter.
  6. Jika sudah, selanjutnya hapus partisi sistem flashdisk dengan mengetikkan clean lalu tekan Enter. Pastikan proses ini berhasil ya, tandanya ada keterangan DiskPart succeded in cleaning the disk.
  7. Selanjutnya, ketik perintah create partition primary lalu tekan Enter. Pastikan langkah ini juga berhasil, dengan ditandai tulisan Diskpart succeeded in creating the specified partition.
  8. Setelah itu, silakan aktifkan partisi tersebut dengan mengetikkan active lalu tekan Enter.
  9. Format flashdisk dengan file system FAT32, dengan cara ketikkan format fs=fat32 label=komputizen quick lalu tekan Enter (silakan ubah nama setelah label= sesuai keinginan).
  10. Keluar dari DiskPart dengan mengetikkan exit lalu tekan Enter.
  • Tahap 2
  1. Buka Windows Explorer di laptop atau PC Anda. Untuk lebih mudah, silakan tekan tombol kombinasi Windows + E.
  2. Setelaj itu cari dan Mount file ISO Windows yang akan digunakan menjadi bootable.
  3. Jika sudah, silakan pilih semua file-nya kemudian klik kanan dan copy.
  4. Setelah itu, buka direktori flashdisk yang akan dibuat bootable kemudian paste file yang sudah Anda copy sebelumnya ke dalam flashdisk tersebut.
  5. Tunggu proses copy paste sampai selesai. Nah, bila proses penyalinan file sudah selesai, itu artinya pembuatan bootable flashdisk tanpa aplikasi juga sudah sukses.
  6. Done, dan sekarang Anda bisa gunakan flashdisk tersebut untuk menginstal sistem operasi Windows.

Catatan: Apabila file OS Windows yang sudah disiapkan belum bisa di-mount file ISO, mungkin perangkat Anda belum support dan perlu menggunakan aplikasi mounting ISO, seperti PowerISO, UltraISO, dan semacamnya.

Nah, demikianlah tadi pembahasan mengenai cara membuat bootable flashdisk Windows dengan aplikasi Rufus dan tanpa aplikasi sama sekali, hanya dengan memanfaatkan program bawaan Windows.

Cukup sekian dari saya, dan semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu dan memudahkan anda yang ingin membuat bootable flashdisk.

Jika masih ada langkah atau bagian yang bikin bingung, silakan tanyakan saja di kolom komentar.

Terima kasih.

Wonosobo people, technology enthusiast, creator digital, & author at Komputizen.

Update:

Tinggalkan komentar