Cara Mengatasi RAM Tidak Terbaca di Laptop atau PC Windows

Random Acces Memory (RAM) merupakan salah satu perangkat keras (hardware) yang sangat penting peranannya sebagai rangkaian dari sistem kerja pada Personal Computer.

RAM ini umumnya terpasang di motherboard laptop atau PC. Nah, RAM ini secara garis besar memiliki fungsi sebagai media penyimpanan data sementara ketika terdapat program berjalan.

Seperti halnya, ketika Anda menjalankan aplikasi X, maka data X itu akan tersimpan dalam RAM (selama aplikasi masih berjalan) dan belum di close.

Tanpa adanya RAM, aplikasi, program dan software di dalam laptop atau PC tentu tidak akan bisa berjalan, bahkan sistem operasi pada laptop atau PC juga tidak akan bisa dijalankan. Oh iya, hal seperti ini juga terjadi ketika RAM di perangkat tersebut tidak terbaca.

Cara Mengatasi RAM Tidak Terbaca di Laptop / PC

Masalah RAM tidak terbaca bisa saja terjadi secara tiba-tiba, baik di laptop maupun PC. Lalu bagaimana dengan cara mengatasi RAM tidak terbaca ini?

Nah, jawabannya ada beberapa, tergantung penyebabnya apa dulu. Untuk mengetahuinya, silakan langsung simak ulasan di bawah ini sampai selesai.

Bersihkan Pin & Slot RAM

Hal pertama yang biasanya umum terjadi, yang menyebabkan RAM tidak terbaca adalah karena RAM atau slot RAM laptop tau PC kotor.

Ini mungkin terjadi jika Anda adalah pengguna yang jarang atau bahkan tidak pernah membersihkan perangkat komputer tersebut.

Sebenarnya kalau kotor sih wajar, karena lama kelamaan akan ada banyak debu atau kotoran yang masuk ke dalam laptop atau PC.

Debu atau kotoran tersebut pada dasarnya sangat kecil-kecil, tetapi jika sudah lama dan menumpuk maka akan bisa menyebabkan masalah tertentu, seperti RAM tidak terbaca ini.

Oleh karena itu, Anda bisa mencoba membersihkan kedua komponen tersebut untuk mengatasi RAM tidak terbaca. Anda bisa mulai dari membersihkan pin RAM terlebih dahulu, kemudian baru bersihkan slot RAM di motherboad laptop atau PC Anda.

Untuk langkah singkatnya kurang lebih seperti ini:

  1. Pertama, silakan buka casing laptop atau PC terlebih dahulu.
  2. Setelah itu, lepas RAM dari slotnya.
  3. Bersihkan pin RAM (kuningan RAM) menggunakan penghapus karet. Silakan gosok sampai agak mengkilap.
  4. Bersihkan slot RAM di motherboard menggunakan kuas. Atau bisa juga menggunakan vacuum cleaner khusus.
  5. Jika sudah, pasang kembali RAM pada slotnya. Pastikan kalau Anda memasangnya dengan benar, dan tidak longgar.
  6. Done.

Silakan coba nyalakan laptop atau PC Anda, apakah RAM sudah terbaca atau belum. Jika memang belum, silahkan coba gunakan cara selanjutnya.

Cek Fisik Motherboard

Kerusakan pada slot RAM yang ada di motherboard laptop atau PC bisa saja terjadi. Namun, jangan langsung beranggapan kalau slot RAM di laptop atau PC Anda rusak ya, karena itu belum pasti, apabila belum Anda cek secara langsung.

Cara mengeceknya, Anda bisa dengan mencoba memasangkan RAM yang ada di perangkat Anda ke laptop atau PC teman yang memiliki slot RAM sama. Jika RAM DDR4, maka silakan coba di slot DDR4 juga.

Dan bila ternyata bisa, kemungkinan slot RAM di laptop atau PC Anda rusak atau bermasalah. Namun bila, setelah RAM dipasang ke laptop atau PC lain dan tidak bisa, maka kemungkinan besar RAM Anda memang rusak.

Tapi perlu dipastikan juga, kalau slot RAM yang Anda gunakan untuk mengetes harus normal ya, jika tidak ya sama saja bohong.

Oh iya, jika di motherboard laptop atau PC Anda terdapat 1 slot RAM yang kosong, maka silakan coba dulu untuk memasang RAM ke slot tersebut, siapa tahu bisa. Tapi jika masih belum bisa, maka silakan coba cara selanjutnya.

Pastikan RAM yang Dipasang Sesuai

Kasus RAM tidak terbaca ini terkadang terjadi karena masalah ketidaksesuaian RAM. Terutama bila Anda mengganti RAM tanpa memperhatikan kesesuaian, apakah RAM tersebut di-support atau belum oleh laptop/PC yang Anda gunakan.

Misalnya saja perangkat Anda hanya mendukung penggunaan RAM biasa atau low voltage, tapi ternyata Anda malah menggantinya dengan RAM yang tidak sesuai dengan hal tersebut.

Ya hasil akhirnya tentu RAM tidak akan bisa digunakan, atau tidak akan terbaca di laptop atau PC Anda. Oh iya, contoh RAM biasa adalah RAM tipe DDR3 dan semacamnya, lalu untuk RAM low voltage contonya RAM tipe DDR3L (ada imbuhan L di belakangnya).

Nah, bila hal di atas benar terjadi, dan RAM yang dipasang di laptop atau PC Anda tidak sesuai, maka solusinya hanya satu, Anda harus menggantinya dengan RAM yang tipe-nya sesuai dengan yang di-support perangkat.

Jika support DDR3 ya pasang DDR3, karena jika RAM DDR3L dipasang di laptop atau PC RAM DDR3 tidak akan bisa.

Kenapa? Hal ini dikarenakan tegangannya pada kedua jenis RAM tersebut berbeda. RAM DDR3 memiliki tegangan 1.5 volt sedangkan DDR3L memiliki tegangan 1.3 volt. Kira-kira seperti itu.

Gunakan Arsitektur OS yang Sesuai

Perlu Anda ketahui bahwa sistem operasi yang terinstal pada laptop maupun PC juga sangat terkait dengan RAM.

Apabiila kapasitas RAM di laptop atau PC Anda tidak sesuai dengan arsitektur sistem operasi yang sedang berjalan, maka RAM akan kesulitan dibaca oleh sistem.

Misalnya, bila Anda melakukan upgrade RAM mencapai 8 GB, akan tetapi sistem operasi yang berjalan masih menggunakan versi 32 bit, maka akan membuat RAM sulit dibaca, atau mungkin RAM tidak terbaca sepenuhnya (usable).

Solusinya adalah dengan mengganti arsitektur sistem operasi Windows di perangkat Anda menjadi versi 64 bit (silakan sesuaikan dengan RAM yang digunakan).

Nah, untuuk cara mengganti sistem operasi bisa Anda lakukan dengan install ulang Windows menggunakan USB/DVD installer Windows. Caranya bisa Anda search sendiri di Google, karena bila saya jelaskan disini akan terlalu panjang.

Itulah tadi artikel singkat mengenai cara mengatasi RAM tidak terbaca di laptop atau PC Windows. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu Anda dalam menyelesaikan permasalah RAM yang tidak terbaca.

Oh iya, bila ada pertanyaan, bisa langsung tulis di kolom komentar di bawah. Sekian dari saya, dan terima kasih.

Wonosobo people, technology enthusiast, creator digital, & author at Komputizen.

Update:

Tinggalkan komentar