Cara Mengatasi DNS Server Not Responding di Laptop / PC

Masalah DNS server not responding adalah error sistem yang kerap terjadi di laptop atau PC Windows. Error tersebut umumnya dikarenakan browser yang tidak dapat membuat koneksi.

Akibatnya koneksi atau jaringan ke internet tidak dapat terhubung, yang disebabkan DNS tidak dapat mengarahkan nama hos (hostname) menuju IP yang benar.

Fyi: DNS atau Domain Name System memiliki fungsi menerjemahkan hostname dan juga nama domain menjadi alamat IP atau internet protocol.

Dari IP tersebut, mesin akan dapat membaca dan mengaksesnya. Namun jika DNS server not responding, maka laptop atau PC tidak dapat membaca alamat web yang Anda tuliskan, sehingga tidak akan muncul hasilnya.

Buat Anda yang sedang mengalami masalah ini, janganlah panik ataupun cemas. Karena pada dasarnya masalah DNS server not responding ini umum dialami.

Dan untuk mengatasinya juga cukup mudah, hanya dengan memperbaiki sistem atau pengaturan yang salah di laptop ataupun PC Windows Anda.

Cara Mengatasi DNS Server Not Responding

Sebelum ke cara mengatasinya, ketahuilah bahwa ada beberapa kemungkinan yang memicu terjadinya error DNS server not responding di laptop atau PC Windows.

Dari beberapa kemungkinan penyebab DNS server not responding, maka untuk memperbaiki atau mengatasinya juga akan ada beberapa metode berbeda.

Dimana hal tersebut sebanding dengan berbagai macam penyebab error DNS server not responding di laptop atau PC.

Oh iya, penyebabnya diantara lain adalah sebagai berikut:

  • Modem bermasalah
  • Router bermasalah
  • Internet Service Provider bermasalah / error
  • Kesalahan pada pengaturan DNS
  • Browser yang digunakan mengalami masalah
  • Terjadi error atau bug pada driver network
  • Kesalahan konfigurasi sistem di laptop atau PC
  • dan lain-lain

Setelah tahu penyebabnya, selanjutnya Anda bisa langsung praktikkan cara mengatasi DNS server not responding sebagaimana yang saya jelaskan pada ulasan di bawah ini.

Mulai Ulang Router / Modem Internet

Masalah DNS server not responding ini juga sering disebabkan bug pada modem atau router internet (seperti IndiHome, Biznet, Iconet, atau lainnya).

Dan biasanya bug tersebut menyebabkan router atau modem gagal atau bahkan tidak dapat menyediakan DNS sama sekali, baik secara otomatis atau lainnya.

Sehingga bila itu terjadi pada laptop atau PC yang terhubung dengan jaringan yang disediakan router atau modem tersebut, maka akan muncul pesan error DNS server not responding.

Jadi intinya, kalau router atau modem tersebut mengalami error, DNS tidak akan bisa terkonfigurasi sebagaimana mestinya, dan berakibat jaringan internet tidak bisa diakses.

Untuk itu, silakan coba untuk me-restart router atau modem internet yang Anda gunakan. Caranya kurang lebih adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan Anda tekan tombol tombol On-Off yang ada pada modem ataupun router internet Anda.
  2. Cabut kabel power modem atau router dari soket listrik, kemudian biarkan dulu sampai 1 menit atau lebih, agar processor diistirahtkan sejenak.
  3. Jika sudah, sambungkan kabel power router atau modem tersebut ke soket listrik seperti sebelumnya.
  4. Setelah selesai, silakan nyalakan kembali router atau modem-nya dengan menekan tombol On-Off.
  5. Done, sekarang coba tes apakah DNS sudah normal atau belum.

Boot Ulang Router

Pada cara pertama itu ditujukan untuk me-refresh processor dari modem atau router. Selain itu, Anda juga bisa me-refresh sistem dengan booting ulang router internet.

Ketika router WiFi di-booting ulang (reboot) maka secara otomatis sistem akan melakukan reconnect dengan jaringan dari ISP.

Dan dari situ, DNS dan DHCP juga akan diatur atau terkonfigurasi ulang secara otomatis, dan akan diperbaiki otomatis bila terjadi bug.

Setelah router berhasil di-reboot, maka kemungkinan besar permasalahan DNS not responding bisa teratasi. Asalkan itu memang disebabkan oleh error sistem router, ya.

Berikut cara reboot router WiFi:

  1. Pertama, silakan anda buka browser melalui HP ataupun laptop/PC. Pastikan Anda terhubung ke WiFi dari router yang dipakai.
  2. Selanjutnya, silakan login ke halaman admin WiFi dari router Anda. Silakan gunakan link yang disediakan router atau ISP yang Anda gunakan.
  3. Oh iya, pada tiap router, alamat login admin-nya juga berbeda-beda. Dan biasanya di bawah router terdapat stiker yang berisi informasi router, seperti alamat login admin. Atau Anda juga bisa browsing halaman admin dari merk router Anda di Google.
  4. Setelah Anda berhasil masuk ke halaman admin dari router, selanjutnya Anda tinggal cari dan buka menu Settings atau Setelan disana.
  5. Selanjutnya, masuk ke menu Device, kemudian cari opsi Reboot di sana (sesuaikan saja dengan tampilan router Anda).
  6. Apabila menu tersebut sudah ketemu, silakan Anda klik Reboot Router tersebut, dan tunggu router melakukan booting ulang sampai 100%.
  7. Done.

Setelah booting router selesai, harusnya DNS server not responding akan hilang. Namun dengan syarat kalau permasalahannya murni hanya pada router WiFi.

Cara pertama dan kedua ini sebenarnya sangat efektif, dan kalaupun gagal maka ada kemungkinan kalau jaringan internet (ISP)  yang Anda gunakan trouble.

Lakukan Diagnose

Jika permasalahan DNS server not responding hanya dialami oleh satu perangkat, yakni laptop ataupun PC yang Anda pakai saja, maka kemungkinan terjadi kesalah sistem perangkat.

Untuk mengatasinya, silakan Anda lakukan diagnose pada jaringan internet atau WiFi yang dipakai lewat software Control Panel.

Tujuan diagnose ini adalah untuk memperbaiki dan mengatur/mengkonfigurasi ulang setting-an sistem Network Adapter yang salah, entah karena kesalahan pengaturan pengguna atau kesalahan sistem network.

Fitur diagnose di Control Panel ini nanti akan melakukan diagnosis pada konfigurasi adapter network dan setelahnya sistem Windows akan melakukan scanning untuk mencari kesalahan konfigurasi, dan juga sistem akan memperbaikinya.

Berikut adalah cara melakukan diagnose jaringan internet di laptop atau PC Windows:

  1. Tekan tombol kombinasi Windows + R untuk membuka Run.
  2. Ketik Control Panel kemudian tekan tombol Enter.
  3. Jika jendela Control Panel sudah terbuka, silakan Anda buka menu Network and Internet.
  4. Setelah itu klik menu Network and Sharing Center.
  5. Setelah halaman baru terbuka, silakan Anda pilih Change Adapter Settings. Biasnya etrletak di bagian kiri halaman.
  6. Selanjutnya, Anda muncul halaman baru yang menampilkan semua pengaturan atau konfigurasi koneksi. Nah, pada halaman ini, silakan Anda klik kanan Network Adapter kemudian pilih Diagnose.
  7. Pada langkah 6, silakan Anda sesuaikan, bila menggunakan internet via kabel LAN, maka silakan pilih Ethernet. Namun, bila melalui wireless, silakan pilih Wi-Fi.
  8. Tunggulah proses diagnose terebut berjalan sampai selesai.
  9. Apabila muncul pop up peringatan, silakan Abda ikuti saja instruksinya. Dan bila semua instruksi sudan dijalankan, maka sistem Windows akan secara otomatis memperbaiki masalah yang ada, sesuai yang sudah di-diagnose tadi.
  10. Done. 

Seharusnya dengan mengikuti langkah-langkah di atas, maka sistem akan melakukan perbaikan otomatis pada error DNS server di laptop atau PC yang Anda gunakan.

Lakukan Troubleshooting Jaringan

Cara selanjutnya yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi error DNS server not responding di laptop atau PC Windows adalah dengan melakukan troubleshooting network.

Diharapkan dengan metode ini, sistem Windows akan dapat mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi perbaikan dari masalah tersebut.

Pertama, kita mulai dulu dari melakukan troubleshooting pada adapter network. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, tekan tombol Windows + I untuk membuka menu pengaturan Windows.
  2. Buka menu pengaturan Network & Internet.
  3. Setelah masuk, silakan Anda klik tab Status kemudian klik opsi Network Troubleshooter.
  4. Jika sudah, maka akan muncul halaman baru. Pada bagian ini proses pendeteksian masalah pada jaringan akan dimulai, jadi silakan tunggu saja sampai hasilnya muncul.
  5. Nah, setelah selesai maka pada layar akan tampil instruksi perbaikan yang harus Anda ikuti untuk mengatasi DNS server not responding.
  6. Done.

Untuk hasil yang maksimal, lakukan juga troubleshooting internet connection. Berikut langkah-langkah melakukannya;

  1. Pertama, silakan Anda buka terlebih dahulu kolom search Windows di laptop atau PC Anda.
  2. Setelah itu ketik Troubleshoot Settings kemudian tekan Enter.
  3. Pada halaman baru yang terbuka, silakan pilih Additional troubleshooters.
  4. Kemudian pilih Internet Connections, lalu klik pada opsi Run the troubleshooter.
  5. Tunggu hingga masalah terdeteksi. 
  6. Apabila pada jendela troubleshoot sudah muncul masalah yang ada pada Internet Connection, silakan atasi dengan mengikuti instruksi yang tertera.
  7. Done.

Kondisi dasar dari permasalahan yang muncul dari fitur Troubleshoot di atas kemungkinan bermacam-macam, dan hal ini juga berkaitan dengan penyebab dari DNS server not responding pada laptop atau PC Anda. 

Untuk memperbaiki permasalahannya, Anda tinggal mengikuti instruksi atau panduan Troubleshoot yang muncul pada layar seperti halnya ketika melakukan troubleshooting adapter network.

Nonaktifkan IP Versi 6 (IPv6)

Internet Protocol Version 6 (IPv6) adalah versi terkini dari protokol internet yang mengidentifikasi jaringan lokal dan perangkat di internet.

Namun, disisi lain, kadang ketika Anda mengaktifkan IPv6 ini justru menyebabkan timbulnya masalah DNS server not responding.

Hal tersebut dikarenakan sistem tidak bisa terkonfigurasi dengan baik, entah itu sistem laptop/PC dengan internet sistem dari ISP yang Anda gunakan.

Untuk mengatasi kasus satu ini, silakan nonaktifkan saja IPv6 dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama, silakan Anda buka Control Panel seperti sebelumnya, kemudian masuklah ke dalam menu Network and Internet.
  2. Pada halaman berikutnya silakan Anda klik Network and Sharing Center lalu klik ke menu Change Adapter Settings.
  3. Jika sudah, klik kanan Wireless Connection lalu pilihlah opsi Properties.
  4. Pada tab Networking yang terbuka, silakan Anda cari Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), kemudian nonaktifkan fitur tersebut dengan cara menghapus ceklis pada kolom IPv6.
  5. Jika sudah, silakan klik OK.
  6. Done.

Oh iya, bila Anda tidak ingin menonaktifkan IPv6 ini dengan alasan, karena WiFi atau jaringan internet yang Anda gunakan sudah mendukung akses IPv6.

Maka solusinya, adalah dengan mengatur ulang settingan IP internet, untuk dibuat menjadi otomatis supaya tidak terjadi masalah DNS server not responding.

Berikut cara melakukannya:

  1. Pertama, silakan Anda masuk ke tab Networking menggunakan cara yang sama seperti sebelumnya.
  2. Jika sudah, silakan Anda klik dua kali pada menu Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6).
  3. Kemudian di halaman baru yang terbuka, silakan Anda pilih Obtain an IPv6 address automatically.
  4. Selanjutnya, silakan klik opsi Obtain DNS server addres automatically
  5. Setelah selesai, tinggal klik OK.
  6. Done.

Setting DNS & IP ke Default

Apakah Anda pernah mengubah atau mengotak-atik IP di latop atau PC? Jika iya, kemungkinan terjadi kesalahan sistem yang membuat jaringan tidak bisa mendeteksi IP dan DNS, sehingga not responding.

Mengubah IP sebenarnya bisa saja, dengan alasan dan tujuan tertentu. Namun, syaratnya Anda harus melakukannya dengan benar dan sesuai, agar internet tetap normal.

Solusinya adalah dengan mengatur ulang DNS dan IP di laptop atau PC Windows Anda ke settingan otomatis, sebagaimana dalam keadaan default-nya. 

Biasanya koneksi internet itu sudah memakai DHCP sehingga setiap perangkat yang terhubung akan mendapatkan IP address secara otomatis, namun dengan syarat settingan-nya dalam Obtain DNS Server Address Automatically.

Namun, jika settingannya manual atau sudah diubah IP dan DNS nya, maka internet tidak akan bisa terkonfigurasi dengan benar, sehingga memicu munculnya masalah tertentu, seperti DNS server not responding.

Untuk itu, silakan setting DNS dan IP ke pengaturan default-nya dengan cara berikut:

  1. Buka Windows Search, kemudian ketik Control Panel lalu tekan Enter.
  2. Setelah masuk ke Control Panel silakan pilih Network and Internet.
  3. Selanjutnya pilih Network and Sharing Center kemudian klik Change Adapter Setting.
  4. Selanjutnya klik kanan pada Wireless Connection, setelah itu pilih Properties.
  5. Setelah itu Anda akan dibawa ke tab Networking, pada tab ini silakan klik dua kali di bagian Internet Protocol Version 4.
  6. Selanjutnya pilih Obtain IP Address Automatically dan Obtain DNS Server Address Automatically.
  7. Terakhir, tinggal klik OK, kemudian restart perangkat Anda.
  8. Done.

Repair DNS Melalui Command Prompt

Metode lain untuk mengatasi error DNS server not responding di laptop atau PC Windows adalah dengan melakukan perbaikan konfigurasi DNS server dan Internet Protocol lewat Command Prompt (CMD).

Berikut langkah-langkah melakukannya:

  1. Pertama, buka Run dengan menekan tombol Windows + R.
  2. Ketikkan CMD pada bagian Open, kemudian tekan Enter.
  3. Jika sudah masuk ke halaman Command Prompt, silakan Anda input kode perintah ipconfig /flushdns lalu tekan tombol Enter.
  4. Setelahnya, silakan masukkan lagi kode perintah ipconfig/registerdns lalu tekan Enter.
  5. Kedua kode perintah diatas ini dipakai untuk melakukan mengkonfigurasi ulang DNS secara otomatis, serta me-register kembali DNS ke dalam sistem.
  6. Jika sudah, silakan Anda masukkan kode perintah lagi ipconfig/release dan tekan tombol Enter.
  7. Terakhir, masukkan kode perintah ipconfig/renew lalu tekan Enter lagi.
  8. Done.

Update Driver Adapter Network

Adapter network yang kadaluarsa (outdated) bisa juga menjadi penyebab masalah DNS server not responding di laptop atau PC Windows Anda. 

Kemudian. untuk update adapter network Anda bisa melakukannya secara otomatis menggunakan bantuan tool seperti Driver Easy, dan bisa juga secara manual.

Untuk lebih mudahnya, saya sarankan untuk menggunakan Driver Easy, yang dapat membantu Anda mengunduh dan menginstal driver yang tepat untuk sistem di laptop atau PC Anda.

Selain itu, cara lain dan juga cara manual untuk menginstal ulang dan juga update driver di laptop atau Windows, Anda bisa cek artikel cara install driver Windows.

Nah, untuk melakukan update driver adapter network secara otomatis menggunakan software Driver Easy, berikut langkah-langkah melakukannya:

  1. Download dan install terlebih dahulu software Driver Easy (Anda bisa mengunduh aplikasi ini melalui perangkat lain, lalu tinggal pindah ke laptop/PC bermasalah).
  2. Jika aplikasinya sudah terinstal, silakan Anda buka Driver Easy. Kemudian pada halaman awal aplikasi, silakan klik Scan Now.
  3. Tunggu proses scanning selesai berjalan, dan setelahnya Anda bisa update driver, dengan cara klik tombol Update.
  4. Tombol update tersebut biasanya berada di samping dari tiap driver yang outdated atau kadaluarsa.
  5. Langkah selanjutnya, Anda tinggal tunggu proses download dan instalasi selesai.
  6. Nah, setelah selesai silakan Anda restart laptop atau PC yang digunakan.
  7. Done.

Reset Browser Bermasalah

Seperti yang sudah saya singgung di atas, selain karena jaringan atau pengaturan konfigurasi DNS pada laptop atau PC yang bermasalah, masalah pada browser juga bisa saja jadi penyebab DNS server not responding.

Oleh karena itu, coba dulu gunakan browser lain untuk melakukan searching atau aktivitas lain di internet. Jika pada browser lain normal, maka kemungkinan browser yang sebelumnya digunakan mengalami error tertentu.

Nah untuk mengatasi permasalahan ini, cobalah untuk me-reset browser yang mengalami error. Untuk pengguna browser Google Chrome, berikut caranya:

  1. Pertama, silakan buka browser Google Chrome di laptop atau PC Anda terlebih dahulu.
  2. Setelah terbuka, silakan Anda klik titik tiga yang berada di pojok kanan atas halaman browser.
  3. Kemudian masuklah ke menu Setelan.
  4. Selanjutnya, scroll ke bawah dan klik pada opsi Lanjutan.
  5. Jika sudah, scroll lagi ke bawah sampai pada kolom Reset dan Bersihkan. Pada bagian tersebut silakan Anda klik opsi Pulihkan setelan ke default aslinya.
  6. Pada pop up peringatan yang muncul, silakan Anda pilih opsi Setel ulang Setelan.
  7. Done, dengan begini browser Chrome telah kembali ke pengaturan default, dan tidak ada error DNS lagi.

Restart Windows ke Safe Mode

Metode terakhir yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi DNS server not responding adalah dengan me-restart laptop atau PC ke dalam Safe Mode Windows. 

Metode ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan lebih jauh, apa yang sebenarnya menyebabkan masalah DNS server not responding.

Intinya yang kita pastikan adalah OS Windows-nya, karena mungkin saja terdapat error atau bug tertentu yang membuatnya tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Jadi solusinya adalah dengan me-restart laptop atau PC ke dalam Safe Mode, dengan mengikuti langkah-langkah yang saya jelaskan di bawah ini:

  1. Klik Start Menu Windows, pilih tombol Power kemudian tekan dan tahan tombol Shift, dan pilih opsi Restart.
  2. Tunggu prosesnya sesaat sampai Anda masuk pada halaman Choose an option. Pada bagian ini silakan Anda klik menu Troubleshoot kemudian klik Advanced options
  3. Sesudah itu, silakan klik opsi Startup Settings, kemudian klik Restart.
  4. Pada Startup Settings, silakan Anda pilih Safe Mode with Networking dengan menekan tombol F5 di keyboard.
  5. Jika laptop atau PC Anda sudah masuk ke Safe Mode, silakan cek koneksi internet atau WiFi yang Anda gunakan, dan sambungkan dengan jaringan internet tersebut.
  6. Selanjutnya, silakan tes internet dengan membuka website atau lainnya, untuk memastikan apakah muncul error DNS server not responding atau tidak.
  7. Jika ternyata tidak terdapat error tersebut, maka bisa disimpulkan kalau ada software pihak ketiga yang menyebabkan munculnya masalah DNS server not responding.
  8. Dan untuk mengatasi kasus tersebut, Anda perlu mencari software yang dirasa mencurigakan, setelah itu silakan uninstall software-nya.
  9. Done, sekarang Anda tingga mulai ulang Windows untuk keluar dari Safe Mode.

Demikianlah pembahasan mengenai cara mengatasi DNS server not responding di laptop atau PC Windows, yang bisa Anda jadikan acuan dalam memperbaiki masalah tersebut.

Oh iya, pada artikel ini saya sudah menjelaskan semua metode perbaikan yang saya tahu. Dan bila belum juga berhasil, kemungkinan jaringan internet atau WiFi Anda sedang trouble.

Mungkin cukup sekian artikel pada kesempatan ini, semoga bermanfaat dan membantu. Terima kasih.

Wonosobo people, technology enthusiast, creator digital, & author at Komputizen.

Update:

Tinggalkan komentar