Cara Mengatasi Laptop Windows Lemot, Tidak Perlu Panik!

Diposting pada

Saat ini laptop menjadi salah satu perangkat dengan teknologi yang canggih. Namun, disamping itu pada perangkat tersebut sering mengalami masalah tertentu seperti laptop lemot.

Hal ini terjadi seiring dengan semakin lamanya penggunaan, sehingga laptop Windows bisa mengalami masa tidak optimalnya.

Walaupun ini terbilang wajar karena memang laptop juga merupakan salah satu perangkat elektronik, namun bila masalah lemot tersebut tidak segera diatasi, tentu akan menghambat pekerjaan Anda.

Dimana Anda seharusnya bisa mengerjakan sesuatu di laptop dengan cepat, tapi karena masalah lemot pada laptop pekerjaan tersebut jadi terhambat dan bahkan parahnya sudah sampai batas akhir pengerjaannya.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Semua Merk

Terkait laptop lemot, terdapat dua kemungkinan yang menyebabkan itu terjadi. Satu, biasanya karena masalah sistem, dan satunya lagi, terjadi karena masalah pada komponen atau hardware laptop.

Bila dijelaskan secara detail penyebabnya, mungkin akan sangat banyak. Oleh karena itu, di bawah ini saya langsung berikan beberapa solusi mengatasi laptop lemot yang didasarkan pada beberapa faktor penyebabnya.

Uninstall Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Anda mungkin tidak sadar telah menginstal aplikasi yang banyak di laptop, sehingga membuat kapasitas penyimpanan sistem penuh.

Sehingga ketika sudah penuh, maka dapat dipastikan kalau kinerja laptop Anda akan menurun dan lemot, karena kecepatan membaca disk menurun.

Untuk itu, silakan Anda uninstall aplikasi yang tidak diperlukan dengan cara berikut:

  1. Pertama, silakan buka Run dengan menekan Windows + R kemudian ketik Control Panel dan tekan Enter.
  2. Setelah itu Anda akan dibawa masuk ke halaman Control Panel, pada bagian ini silakan ubah View by ke Small icons terlebih dahulu.pilih program and features
  3. Kemudian pilihlah menu Program and Features.
  4. Pada halaman selanjutnya yang muncul, Anda akan menemukan banyak sekali program dan aplikasi yang terpasang di perangkat. Silakan pilih aplikasi yang sudah tidak dipakai, setelah itu klik kanan dan pilih Uninstall.uninstall aplikasi yang dipilih
  5. Selanjutnya, akan muncul arahan pada layar untuk melakukan uninstall aplikasi, jadi silakan Anda ikuti saja instruksinya.
  6. Selesai.

Lakukan Scanning Virus

windows security

Virus dan malware memang sudah menjadi rahasia umum jika bisa membuat laptop menjadi lemot. Sehingga para pengguna laptop harus sering melakukan scanning virus untuk menghilangkannya.

Seperti salah satu contohnya adalah melakukan scanning virus menggunakan Windows Defender, sebagaimana berikut ini:

  1. Pertama, silakan Anda buka menu pencarian Windows.
  2. Setelah itu, silakan ketik Windows Security, lalu tekan Enter.
  3. Jika sudah masuk ke menu Windows Security, silakan pilih Virus & Thread protection di bagian kiri lalu klik Scan option.
  4. Selanjutnya pilih metode scan yang diinginkan, tapi saya sarankan pilih metode Full scan
  5. Kemudian mulai lakukan scanning virus dengan cara klik Scan now.
  6. Tunggu proses deteksi virus selesai, setelah itu silakan kamu hapus virus yang muncul setelah proses scanning dengan mengikuti instruksi layar.
  7. Done.

Optimalkan StartUp Windows

Perlu Anda ketahui kalau di Windows ini terdapat fitur bernama StartUp Apps, yang disana terdapat benyak program yang berjalan.

Sehingga bila banyak program yang berjalan di StartUp, maka tidak menutup kemungkinan kalau akan terjadi masalah seperti laptop lemot ini.

Oleh karenanya, silakan optimalkan Startup Windows dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka menu Settings Windows dengan menekan tombol kombinasi Windows + I.
  2. Setelah itu, Anda bisa masuk ke menu Apps.
  3. Kemudian, klik Startup.matikan startup apps
  4. Lalu pada menu Startup, silakan nonaktifkan aplikasi yang sekiranya tidak diperlukan.
  5. Kami sarankan untuk hanya menonaktifkan aplikasi yang ada keterangan No impact, Low impact, atau Not measured, agar tidak terjadi error pada sistem perangkat.

Gunakan Aplikasi Sesuai Spesifikasi Laptop

Anda sebagai pemilik laptop tentu harus tahu spesifikasi dari laptop tersebut, agar nantinya Anda tidak salah ketika memilih aplikasi yang akan di-install di perangkat. 

Contohnya, saja Anda ingin menginstal game berat favorit, maka Anda harus mengetahui apakah spesifikasi minimum dari game tersebut sudah terpenuhi oleh laptop Anda atau belum.

Jika spesifikasi proceessor dan RAM tidak memadai, dan Anda tetap ngotot untuk memasang game tersebut, maka jangan heran jika laptop menjadi lemot.

Solusinya, jangan memaksakan kemampuan laptop. Sebagai salah satu cara membuat laptop tidak lemot adalah dengan memilih aplikasi alternatif atau yang spesifikasinya lebih rendah.

Dengan spesifikasi yang tepat dan sesuai, maka Anda akan tetap mendapatkan performa laptop yang optimal dan tidak lemot.

Kurangi Multitasking

Multitasking dalam dunia komputasi, diistilahkan sebagai keterampilan mengerjakan banyak pekerjaan atau aktivitas pada beberapa program/aplikasi sekaligus pada waktu yang bersamaan.

Semakin banyaknya aplikasi atau program yang berjalan, maka resource disk yang dipakai sistem akan semakin besar. Dan apabila resource disk mencapai batasan tertentu, bisa-bisa laptop Anda tiba-tiba lemot.

Untuk itu, Anda bisa menutup aplikasi berjalan yang tidak digunakan saat itu. Kemudian Anda juga bisa me-restart laptop untuk menyegarkan sistem terlebih dahulu, sebelum digunakan kembali.

Dan perlu diingat, jangan terlalu banyak menjalankan aplikasi atau program, terutama program yang berat secara bersamaan agar kinerja sistem bisa maksimal.

Bersihkan Cache

Cache yang menumpuk pada disk akan berdampak pada kinerja laptop yang kurang maksimal atau lemot. Sehingga para penggunanya harus membersihkan cache tersebut secara berkala.

Nah, untuk Anda yang menggunakan Windows 10, bisa memanfaatkan fitur Storage Sense bawaan Windows, untuk membersihkan cache tersebut.

Dan untuk cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan buka kolom search Windows, kemudian ketik Storage Settings.
  2. Selanjutnya buka aplikasi tersebut dengan cara memilih opsi Open dibawah hasil pencarian atau bisa juga dengan klik dua kali Storage Settings.
  3. Jika sudah, Anda akan dibawa masuk ke halaman utama Storage Settings. Kemudian disana silakan Anda pilih opsi Configurate Storage Sense or run it now.configure storage sense
  4. Sebelumnya, apabila pada opsi Storage belum aktif, silakan Anda klik toggle sampai ON terlebih dahulu, kemudian barulah klik opsi di atas.
  5. Sesudah masuk ke halaman konfigurasi, silakan scroll ke bawah sampai di bagian Free up space now.free up space now
  6. Kemudian klik opsi Clean now yang berada dibawah Free up space now.
  7. Done.

Delete File Temporary

bersihkan temporary files

Temporary file merupakan data khusus dan bersifat sementara yang dipakai untuk menyimpan file-file tertentu.  Tapi sebenarnya file temporary ini adalah nama lain dari cache pada komputer Windows.

Folder temporary ini menyimpan berbagai macam data, mulai dari cookies, history, DNS, dan sebagainya. Bila semua data tersebut menumpuk, bisa saja menjadi pemicu laptop lemot.

Untuk itu, silakan bersihkan file temporary ini agar laptop yang Anda gunakan tidak lemot lagi. Nah, cara melakukannya adalah seperti di bawah ini:

  1. Pertama, silakan buka Run dengan cara menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Kemudian ketikkan Temp dan tekan Enter.
  3. Setelah itu, Anda akan dibawa ke halaman temporary folder. Nah, pada bagian ini Anda akan melihat banyak sekali file & folder disana.
  4. Silakan hapus semua file yang terdapat di sana, dengan cara klik Ctrl + A kemudian Delete.
  5. Selanjutnya, silakan Anda buka lagi jendela Run seperti di atas, lalu silakan ketikkan %temp% kemudian klik OK.
  6. Setelah itu file temporary lain akan muncul pada halaman yang terbuka. Silakan Anda hapus semua file dan folder di sana.
  7. Terakhir, silakan restart laptop Anda.

Kurangi Visual Effect Windows

Visual Effect memang akan membuat tampilan laptop Anda menjadi lebih cantik dan tentu memanjakan mata. 

Namun, efek samping dari penggunaan ini adalah memperberat kinerja laptop dan membuatnya menjadi lemot. Tapi hal ini tentunya berbanding dengan spek laptop Anda, ya.

Apabila spesifikasi laptop Anda terbilang rendah, saya tidak merekomendasikan untuk menggunakan fitur ini, agar laptop kinerjanya maksimal dan tidak lemot.

Untuk itu, Anda bisa mengurang penggunaan atau menonaktifkan Visual Effect dengan cara berikut ini:

  1. Buka kolom pencarian Windows kemudian ketik This PC.
  2. Setelah hasilnya muncul, silakan pilih opsi Properties.buka this pc properties
  3. Selanjutnya silakan Anda klik Advanced System Settings, kemudian pada kolom Performance silakan klik Settings.
  4. Jika sudah, silakan Anda custom penggunaan visual efek tersebut sesuai kemampuan perangkat. Atau opsi lain kamu bisa menonaktifkannya.kurangi visual effects
  5. Setelah selesai, simpan pengaturannya dengan klik OK.
  6. Terakhir, restart Windows untuk menerapkan perubahan.

Nonaktifkan Background Apps

Salah satu faktor penyebab laptop lemot adalah karena banyaknya aplikasi berjalan di latar belakang (background apps). 

Nah, pada Windows 10 sendiri, fitur background apps ini memang aktif secara default, namun bila dirasa memberatkan dan membuat laptop lemot, maka silakan nonaktifkan saja.

Untuk menonaktifkan fitur tersebut, berikut caranya:

  1. Pertama silakan Anda buka menu Settings terlebih dahulu, dengan menggunakan tombol kombinasi Windows + I.
  2. Jika sudah masuk ke menu Settings, silakan klik tab pencarian kemudian ketikkan Background Apps.
  3. Setelah itu klik hasil yang muncul di bawahnya.
  4. Setelah terbuka, silakan nonaktifkan opsi Let Apps run in background.matikan background apps
  5. Selesai, maka dengan begini Anda sudah berhasil mematikan aplikasi yang berjalan di background, dan laptop sudah tidak lemot lagi.

Periksa Processor

Pada beberapa kasus, laptop lemot hanya terjadi ketika processor mengalami panas yang berlebihan (overheat). Sehingga dengan mendiamkannya sesaat, laptop bisa kembali normal.

Nah, bila overheat ini sering terjadi padahal penggunaan dirasa tidak begitu berat, maka Anda perlu mengecek pasta processornya. Dimana bila thermal paste kering, maka processor akan cepat panas.

Selain itu, perhatikan juga ventilasi udara laptop, siapa tahu ada yang tertutup debu atau kotoran. Oh iya, Anda bisa menambahkan cooler laptop eksternal atau cooling pad untuk membantu proses pendinginan.

Lakukan Disk Defragment

Mungkin saja penyebab laptop Anda lemot adalah karena disk tidak optimal. Untuk itu, cobalah lakukan optimalisasi dengan disk defragment.

Nah, berikut cara melakukannya:

  1. Pertama, silakan buka tab Windows Search, kmudian, ketikkan Defrag.
  2. Setelah muncul Defragment and Optimize Drives, silakan klik dua kali untuk membukanya.
  3. Jika sudah terbuka, silakan Anda pilih disk yang ingin kamu defrag. Silakan pilih disk sistem terlebih dahulu, baru ke disk yang lainnya.
  4. Setelah itu pilih opsi Optimize lalu tunggu proses optimalisasinya sampai selesai.
  5. Terakhir, restart laptop Anda.
  6. Selesai.

Tambah Kapasitas RAM

Cara mengatasi laptop lemot yang terbilang paling ampuh adalah dengan melakukan upgrade kapasitas RAM. Yang semula RAM laptopnya 4 GB, Anda bisa upgrade RAM tersebut menjadi 8 GB, atau 16 GB.

Untuk melakukan upgrade RAM, Anda harus memerhatikan spesifikasi RAM, seperti RAM DDR3, RAM DDR4, atau RAM DDR3L, untuk bisa mengganti RAM yang sesuai.

Dengan menambah RAM, maka proses di laptop Anda akan semakin cepat dan cukup efektif untuk mengantisipasi laptop hang ataupun lemot.

Silahkan baca selengkapnya cara menambah RAM laptop baik itu RAM fisik maupun RAM Virtual (VRAM).

Gunakan SSD

Solid State Drive adalah sebuah perangkat penyimpanan dengan kecepatan lebih dibandingkan dengan HDD atau Harddisk. 

SSD saat ini banyak dipakai oleh pengguna laptop ataupun PC, karena kecepatan SSD untuk menjalankan proses program atau aplikasi jauh lebih baik dan cepat.

Nah, karena hal itu, maka silakan kamu pertimbangkan untuk mengganti hardisk laptop Anda dengan SSD agar laptop lebih ngebut dan tidak lemot lagi.

Refresh atau Reset Windows

Apabila permasalahan laptop Windows Anda dikarenakan sistem Windows yang bermasalah, maka Anda bisa melakukan Refresh atau Reset Windows untuk mengatasinya.

Masalah pada sistem Windows ini biasanya dikarenakan update yang gagal, instalasi pembaruan yang kurang sempurna atau bahkan OS Windows terserang virus.

Anda bisa mencoba Refresh Windows terlebih dahulu untuk menyegarkan sistem, siapa tahu ini bisa mengatasi laptop yang lemot. Nah, caranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan Anda tekan tombol kombinasi Windows + I untuk membuka Settings.
  2. Jika sudah terbuka, silakan masuk ke menu Update & Security.
  3. Setelah itu, pilihlah Recovery pada bagian kiri kemudian carilah Advanced Startup dan klik pada opsi Restart Now.
  4. Selanjutnya Anda akan dibawa masuk ke Recovery Mode.
  5. Pada bagian tersebut, silakan pilih menu Troubleshoot.
  6. Kemudian pilihlah opsi Refresh Your PC.
  7. Setelah itu sistem akan mulai di Refresh. Silakan tunggu saja sampai selesai.

Apabila Refresh tidak berpengaruh, Anda bisa melakukan langkah final dengan Reset Windows. Dengan melalakukan Reset, semua aplikasi dan konfigurasi/pengaturan di laptop akan hilang (kembali ke setelan default).

Apabila Anda memilih Reset This PC di menu Troubleshoot, kemudian Anda ingin menyimpan file yang terdapat pada Harddisk, maka silakan pilih opsi Keep my files setelah masuk ke Reset menu.

Demikianlah pembahasan mengenai cara mudah mengatasi laptop Windows 10 lemot. Semoga dengan cara-cara di atas, masalah lemot yang menimpa laptop Anda bisa teratasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.