Cara Mengatasi RAM Usable di Laptop / PC Windows 10

Random Acces Memory (RAM) di laptop atau PC memiliki peran utama sebagai tempat penyimpanan data sementara untuk berbagai program yang isinya bisa diakses dalam waktu yang tetap.

Semua instruksi program pada perangkat akan diproses oleh prosessor lalu disimpan sementara di dalam RAM agar kemudian bisa ditampilkan ke layar monitor lewat VGA. 

Namun, disisi lain kadang muncul masalah tertentu pada RAM yang bisa berakibat fatal. Seperti RAM tidak terbaca atau RAM usable yang kita bahas pada artikel ini.

Masalah RAM usable merupakan kondisi dimana RAM tidak terbaca secara keseluruhan (penuh). Dan ini juga berdampak pada kinerja laptop atau PC yang tidak berjalan optimal.

Cara Mengatasi RAM Usable di Laptop / PC

RAM usable ini contohnya adalah, RAM yang seharusnya 8 GB menjadi 7,5 GB karena usable, dari yang 4 GB cuma jadi 3,5 GB, dan sebagainya.

Jadi untuk itu, silakan atasi permasalahan RAM usable ini dengan beberapa cara yang saya jelaskan di bawah ini.

Optimalkan RAM di Regedit

Buat yang belum tahu, Registry Editor (Regedit) merupakan salah satu program yang berisi database sistem dan komponen laptop atau PC. 

Disana juga ada pengaturan memory management yang mengatur RAM, di perangkat yang Anda gunakan. Anda bisa memanfaatkan ini untuk memperbaiki RAM usable.

Caranya, yakni dengan mengubah pengaturan atau registry memory management tersebut untuk memaksimalkan atau mengoptimalkan kinerja RAM agar tidak terjadi RAM usable lagi. 

Cara melakukannya bisa dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pertama, silakan buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Ketik Regedit kemudian tekan Enter.
  3. Jika halaman Registry Editor sudah terbuka, silakan Anda buka folder HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control > Session Manager > Memory Management.
  4. Jika sudah, silakan klik dua kali pada memory management, lalu cari registry ClearPageFileAtShutdown.
  5. Setelah registry tersebut ketemu silakan klik dua kali untuk membuka jendela edit DWORD Value. 
  6. Silakan Anda atur Value data: menjadi 1. Jika sudah silakan klik OK.
  7. Terakhir silakan restart laptop atau PC Anda.

Cara ini bisa berhasil bisa tidak, tergantung kondisi perangkat Anda yang mengalami RAM usable. Terkadang juga pada laptop atau PC spesifikasi rendah, dapat menimbulkan masalah sistem setelahnya. 

Atur Ulang System Configuration

System Configuration (MSConfig) bisa Anda gunakan untuk mengatur konfigurasi software, driver atau sistem. Dan tools ini bisa juga dipakai untuk mengatasi RAM usable, loh.

Caranya yakni dengan setting maximum memory pada MSConfig. Untuk lebih detailnya, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Setelah itu, silakan ketikkan MSConfig kemudian tekan Enter.
  3. Jika sudah, maka System Configuration akan terbuka, silakan Anda masuk ke tab Boot.
  4. Kemudian klik Advanced Options yang berada di bawah kolom.
  5. Selanjutnya pada halaman BOOT Advance Options yang muncul, silakan ceklis kolom Maximum Memory.
  6. Lalu atur kapasitas Maximum Memory menjadi yang tertinggi dengan cara klik tanda panah ke atas sampai mentok.
  7. Jika sudah tinggal klik OK.
  8. Setelah itu pilih Restart untuk melihat perubahannya.

Pada beberapa PC atau laptop dengan spesifikasi rendah, cara ini tidak terlalu work, dan bisa memicu error tertentu.

Pada perangkat spek rendah, memang ketika kita mengakali sistem atau program bisa memicu error sistem, atau bahkan sampai laptop tidak bisa menyala.

Setting RAM di BIOS

Cara untuk mengatasi RAM usable yang terbilang efektif adalah dengan mengubah pengaturan RAM di BIOS. 

Perlu diingat, kalau cara ini hanya ditujukan untuk Anda yang menggunakan VGA Onboard, yang mana disana terdapat pengaturan memori VRAM pada BIOS.

Salah satu penyebab RAM usable adalah karena VGA Onboard mengambil memori atau VRAM dari RAM, yang membuat penggunaan memori reguler jadi tidak penuh (usabe). 

Nah untuk itu, silakan Anda masuk ke BIOS pada kemudian ubah pengaturan VRAM di laptop atau PC Anda disana.

Perlu diketahui juga kalau tiap laptop atau PC biasanya cara masuk BIOS beda-beda. Jadi, silakan, silakan searching terlebih dahulu ya cara masuk BIOS sesuai laptop atau jenis motherboard PC Anda. 

Nah, untuk langkah-langkah kurang lebih adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan matikan laptop atau PC Anda terlebih dahulu.
  2. Setelah itu, silakan hidupkan dengan menekan tombol Power.
  3. Pada saat perangkat mulai booting, silakan tekan tombol yang digunakan untuk masuk ke BIOS secara berulang. Umumnya sih tombol F2 atau Delete.
  4. Jika sudah berhasil masuk ke menu BIOS, silakan masuk ke menu Advanced option / Advance BIOS option kemudian pilih Shared memory.
  5. Setelah itu, silakan tekan tombol Enter kemudian masukkan Shared Memory sesuai keinginan.
  6. Untuk ketentuan batasan paling minim adalah sebesar 256 MB.

Pada tiap BIOS di laptop atau PC yang berbeda, tampilan dan nama menunya juga agak berbeda. Jadi silakan Anda sesuaikan sendiri.

Atau lebih baik Anda langsung bisa search cara mengatur shared memory di BIOS yang sesuai dengan perangkat yang Anda gunakan.

Ganti VGA

Jika pada BIOS di laptop atau PC Anda tidak terdapat pengaturan RAM, baik itu shared memory, PAE, atau sejenisnya, maka untuk memperbaiki RAM usable satu-satunya jalan hanyalah dengan menggunakan VGA Discrete. 

VGA Discrete ini merupakan VGA berbentuk kartu (graphics card) yang dipasang pada slot khusus (slot PCI-Ea) dan VGA Discrete ini mempunyai dedicated memory bawaan. 

VGA tersebut berbeda dengan VGA Onboard yang mengambil resource memori dari RAM sehingga membuat RAM usable.

Disamping itu, Anda juga akan mendapatkan tambahan performa pada komputer dari VGA Discrete yang dipakai, karena kinerja VGA Discrete jauh lebih baik dibanding VGA Onboard. Tapi juga, tergantung VGA apa yang dipakai.

Untuk mengganti VGA ini, saya sarankan untuk dilakukan oleh tenaga professional, bila Anda tidak bisa melakukannya sendiri. 

Untuk membeli VGA card ini bisa lewat online shop atau di toko aksesoris komputer, atau sekalian bel tempat service agar dipasangkan juga.

Tapi bila Anda tidak ingin melakukan cara ini, Anda masih bisa gunakan dua cara terakhir setelah ini.

Coba Cek Komponen RAM

Anda mungkin perlu memeriksa RAM untuk memastikan kalau RAM pada laptop atau PC Anda tidak ada masalah, seperti kotor atau bahkan rusak.

RAM bermasalah selain bisa membuat RAM usable juga menimbulkan masalah lain, seperti RAM tidak bisa terbaca di laptp atau PC Ada.

Untuk itu penting, silakan periksa RAM di perangkat Anda, dengan cara seperti di bawah ini:

  1. Pertama, silakan bongkar casing laptop atau PC yang bermasalah.
  2. Setelah itu, silakan lepaskan RAM dari motherboad atau dari soket-nya.
  3. Periksa RAM tersebut, apakah ada yang retak, kuningan RAM ada yang sudah rusak atau mungkin sekedar kotor.
  4. Jika kotor, silakan bersihkan RAM dan soket RAM menggunakan tisu yang dibasahi cairan pembersih.
  5. Bersihkan kuningan RAM menggunakan karet penghapus pensil.
  6. Apablia ada masalah fisik pada RAM, saya sarankan untuk menggantinya agar nantinya tidak muncul masalah baru.
  7. Jika sudah, silakan pasang kembali semuanya.
  8. Done.

Install OS Windows 64 Bit

Jika laptop Anda menggunakan Windows dengan arsitektur 32 bit, dan RAM yang digunakan sudah 8 GB atau lebih, maka penyebab RAM usable adalah karena ketidaksesuaian arsitektur.

Pada Windows dengan versi 32 bit terdapat batasan atau limitasi dalam menggunakan RAM, sehingga bila Anda menggunakan RAM lebih dari kapasitas limit-nya, tentu akan membuat sistem tidak bisa membacanya (usable).

Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu menginstal Windows dengan arsitektur atau versi 64 bit. 

Namun sebelum itu Anda harus mengecek dukungan processor sudah bisa instal 64 bit atau belum. Caranya sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan buka Settings Windows dengan menekan tombol kombinasi Windows + I.
  2. Setelah itu masuk ke menu System, kemudian masuk ke tab About di panel kiri.
  3. Seanjutnya, silakan cek pada bagian informasi system type di bagian Device specifications.
  4. Apabila disana tertulis x64-based processor, berarti processor kamu bisa untuk update sistem operasi ke 64-bit.
  5. Namun, bila tertulis x86-based processor, maka artinya processor tidak mendukung sistem operasi 64-bit.

Setelah mengetahui dukungan processor, silakan lakukan instalasi Windows 64 bit dengan cara berikut:

  1. Pertama silakan Anda buka situs download Microsoft, lalu setelahnya klik opsi Download tool now untuk mengunduh Media Creator Tool (MCT).
  2. Setelah selesai mengunduh, silakan jalankan MCT tersebut, kemudian akan muncul halaman license agreement. Pada bagian ini silakan klik saja Accept.
  3. Jika sudah, pada halaman baru yang muncul, Anda bisa memilih opsi upgrade PC atau membuat media instalasi OS Windows menggunakan Hiren boot USB, DVD/CD installer, atau dengan file ISO. 
  4. Silakan pilih media instalasi tersebut sesuai kebutuhan, kalau sudah tinggal klik Next. Nah, untuk metode ini adalah dengan opsi upgrade online.
  5. Pada halaman selanjutnya Anda akan diberi pilihan, mulai dari Bahasa, Edisi dan Arsitektur OS. Silakan kamu uncek pada kolom Use the recommended options for this PC lalu setelah itu, silakan pilih opsi 64-bit (x64)
  6. Jika sudah klik Next, dan lanjutkan instruksinya sampai selesai.
  7. Metode dengan menggunakan MCT ini online, ya. Jadi pastikan laptop atau PC Anda memiliki koneksi internet untuk mengunduh OS Windows 64 bit nya.
  8. Done.

Itulah tadi pembahasan mengenai cara mengatasi RAM usable di laptop atau PC Windows 10. Cara-cara di atas juga bisa diterapkan di laptop atau PC Windows XP, 7, 8, 8.1, dan 11, namun tentu ada perbedaan tampilan dan menu yang harus disesuaikan.

Mungkin cukup sekian dulu artikel yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan membantu. Terima kasih.

Wonosobo people, technology enthusiast, creator digital, & author at Komputizen.

Update:

Tinggalkan komentar